oleh

Protes Data E-KTP, Tim Pasangan SEHATI Datangi DPRD Sinjai. Ternyata KPU Sudah Lakukan Ini.

Kabarsinjai.com – Salah satu Tim Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sinjai mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai. Senin, (2/4/2018).

Mereka menyampaikan aspirasi terkait indikasi tidak sinkronnya data masyarakat yang tidak memiliki E-KTP yang disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sinjai dengan data yang disampaikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapi) Sinjai.

Tim Pasangan Calon Bupati Andi Seto Gahdista Asapa – Andi Kartini Ottong (SEHATI) diterima langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Sinjai Jamaluddin, Ketua Badan Kehormatan DPRD Sinjai Musawwir, dan Anggota Komisi II Ibrahim.

Amiruddin Mappinessa mewakili tim SEHATI mengatakan, penyampaian aspirasi ini dilakukan menyusul adanya indikasi selisih data masyarakat yang tidak memiliki e-KTP yang disampaikan oleh KPU yakni sekitar 10.800 orang sementara pihak Disdukcapil menyampaikan sekitar 2.000 orang.

Sementara itu, Tim Penerima Aspirasi yang dikoordinatori Jamaluddin mengatakan hal tersebut akan ditindak lanjuti dengan pelaksanaan rapat dengar pendapat bersama Komisi I.

“Kami akan agendakan rapat dengar pendapat dengan mengundang pihak terkait seperti Asisten I Setdakab Sinjai, Kabag Pemerintahan Umum Setdakab Sinjai, Disdukcapil, Panwaslu, dan KPU Sinjai,” kata Jamaluddin.

Diketahui sebelumnya ada perbedaan data yang dipublikasikan pihak KPU dan Disdukcapil, namun saat ditemui di Kantor KPU Sinjai Jalan Bhayangkara, Jum’at, (23/03/2018) lalu.

Ketua KPU menegaskan bahwa jumlah data DPS yang saat ini telah diserahkan sebanyak 175.545 jiwa, termasuk yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih tetap (DPT) yang jumlahnya sebanyak 10.800 jiwa, kata Arsal pihak KPU Sinjai telah menyerahkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sinjai untuk dilakukan croscek, apakah jumlah tersebut memang belum melakukan perekaman KTP ataupun sebaliknya.

” Untuk Data 10.800 jiwa By Name By Addres ini juga sudah kita serahkan ke DisdukCapil dan sudah kita konsultasikan. Pihak Disduk Capil akan melakukan perekaman dengan cara jemput bola. Jika hasil krosceknya telah memenuhi syarat tetap kita akan masukkan dalam daftar,” jelas Arsal. (A. Mirza)

Editor : Irawan.

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU