oleh

Pulau Larea-Rea Diberdayakan Pemkab, Begini Respon Wisatawan

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Sektor ekonomi merupakan salah satu hal mendasar kemajuan suatu daerah. Terkhusus di Kabupaten Sinjai, beberapa data memperlihatkan, sumber utama ekonomi daerah adalah dibidang pariwisata.

Sederetan objek wisata menampilkan keindahan panorama alam yang berdaya tarik luar biasa bagi para pengunjung baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara yang turut bersaksi atas keindahan alam Kabupaten Sinjai.

Yah, Lare-rea Island atau yang akrab dengan sebutan Pulau Larea-rea, adalah objek wisata terbaik dan wajib untuk dikunjungi ketika bertandang di Kabupaten Sinjai. Larea-rea merupakan pulau kecil tak berpenghuni di Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai.

Eksotis, begitulah kata yang akan diungkapkan para wisatawan setelah mengeksplor keindahan destinasi wisata tersebut. Pulau ini sendiri terletak di Desa Pulau Persatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai.

BACA JUGA: Selain Pelayanan Publik, Nasrullah Target Pengembangan Usaha PDAM Sinjai

Wisatawan tidak hanya akan takjub dengan hamparan pasir putih yang ada di pulau ini. Namun juga dibuat kagum dengan pantai tersembunyi serta keberadaan Kima atau raksasa yang hidup di pasir dan sela-sela terumbu karang Pulau Larea-rea.

Salah satu, Wisatawan, Wahyu Pratama Hasbi mengatakan, Pulau Larea-rea adalah aset lokal yang mesti dijaga kelestariannya.

“Pulau Larea-rea sangat keren, ini merupakan aset masa depan kita sebagai warga Sinjai, penduduk lokal Sinjai. Objek wisata ini mesti diberdayakan oleh pemerintah baik Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa,” katanya kepada awak media, Sabtu (31/10/2020).

Menurut Wahyu, objek wisata tersebut merupakan warisan untuk pemuda saat ini, ke depan untuk Sinjai yang lebih maju disektor pariwisata.

BACA JUGA: Mahasiswa KKN UNM Domisili Sinjai Adakan Talkshow Beasiswa

“Ketika Pulau Larea-rea dijaga sebagai aset daerah, ini akan terwariskan kepada kami-kami generasi muda yang akan memimpin Sinjai kedepan. PAD merupakan hal yang menjadi fokus utama, berikut cara menambah daya tarik dari segi sarana dan prasarana di Pulau Larea-rea agar wisatawan khususnya wisatawan asing, sebab jika itu terwujud maka bersiaplah potensi wisata Kabupaten Sinjai akan Go Internasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sinjai khususnya dimasa Kepemimpinan Bupati ASA dan Wakil Bupati Andi Kartini Ottong.

“Pemerintah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sinjai wajib diapresiasi sebab keseriusannya dalam mengelola destinasi ini sebagai destinasi yang akan menuju internasional,” tandasnya.

BACA JUGA: Selamat! Ilham Arief Terpilih Pimpin OPM Kampus UNM

Senada dengan itu, diketahui bahwa Pemkab Sinjai melalui Disparbud berkerjasama dengan Departemen Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas) telah melaksanakan pengabdian masyarakat di Kecamatan Pulau Sembilan khususnya di Pulau Larea-rea.

Hal tersebut dilakukan guna mendapatkan ide/gagasan pengembangan Pulau Sembilan agar menjadi daerah tujuan wisata, melakukan pemetaan sumber daya laut terutama terumbu karang, area spot snorkeling, diving dan potensi lainnya dimasing-masing desa.

Selain itu, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kebersihan obyek wisata, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia untuk pelayanan pariwisata serta pembuatan video pariwisata.

BACA JUGA: Sat Lantas Polres Sinjai Bagi-Bagi Nasi Kotak Saat Operasi Zebra

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai, Haerani Dahlan memberi apresiasi dengan adanya kegiatan ini sehingga keindahan Pulau Sembilan dapat tereksplor.

“Semoga dengan adanya dukungan dari Unhas Makassar ini obyek wisata Pulau Larea-rea dapat dikenal lebih luas. Dengan begitu para wisatawan berdatangan yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat serta masyarakatsetempat semakin berdaya,” harap Kadisparbud Sinjai, Sabtu (17/10/20) lalu. (Ril/Baso)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU