oleh

Puluhan Warga Datangi DPRD Sinjai, Terkait Proyek Pembangunan Jalan Poros Paroppo-Man’yaha.

Foto: Warga Sinjai Borong saat diterima di ruang aspirasi DPRD.

Kabar Sinjai – Puluhan warga Lingkungan Paroppo Ma’nyaha, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong beramai-ramai mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai untuk yang kedua kalinya, dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait proyek pembangunan jalan poros Paroppo-Man’yaha, yang dianggap tidak sesuai dengan Rencana Pembangunan.Senin, (14/08)

Masyarakat Lingkungan Paroppo Man’yaha, Kecamatan Sinjai Borong ini kemudian diterima oleh tim penerima Aspirasi DPRD Sinjai, yang dipimpin oleh Ibrahim, Haeril Putra, Nurfadamayanti, Mappahakkang, H. Bahar.

Salah seorang perwakilan warga Asran mengatakan warga curiga ada kongkalikong dikarenakan dengan anggaran yang besar namun ternyata dalam pengerjaanya dilapangan jauh dari harapan.

“Yang diukur cuman 970 meter padahal dianggaran Rp. 6,7 Milyar lebih, tidak sebanding dan ini juga ada pemindahan lokasi, kami merasa dianaktirikan selaku kelurahan di Sinjai borong,”Katanya.

Sementara salah satu anggota DPRD penerima aspirasi Haeril Putra menjelaskan jika biasanya anggaran yang sebesar itu yang ditanyakan warga biasanya bukan satu titik namun tersebar dibeberapa titik yakni di 5 titik yang ada di Kabupaten Sinjai

Foto: Anggota DPRD Sinjai saat menerima aspirasi warga.

Selain membawa aspirasi terkait proyek pembangunan jalan poros Paroppo-Man’yaha, warga yang mendatangi kantor DPRD juga menyampaikan adanya penggalian pipa di tengah jalan, yang hingga saat ini menimbulkan masalah kerusakan jalan.

Sehingga Ibrahim selaku ketua tim penerima aspirasi, menyampaikan bahwa hal ini perlu untuk mendapatkan penjelasan secara utuh, sehingga meminta kepada Komisi III DPRD Sinjai, agar dapat menghadirkan mitra mitra kerjanya terkait dalam hal ini, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) serta Badan Pemeriksa Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), guna memberikan penjelasan dan keputusan kepada masyarakat setempat. (Irw)

Editor : Adi Irawan.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU