oleh

Pustakawan Desa di Sinjai Dilatih Cara Mengolah Pangan Lokal Menjadi Bernilai Lebih

KABARDESA, – Sebanyak lima Pustakawan di Lima kecamatan mengikuti Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sinjai, Selasa (11/10/2022).

Kelima Pustakawan Desa yang mengikuti kegiatan ini diantaranya Desa Kalobba Kecamatan Tellulimpoe, Desa Barania Kecamatan Sinjai Barat, Desa Sukamaju Kecamatan Tellulimpoe, Desa Saohiring Kecamatan Sinjai Tengah, dan Desa Polewali Kecamatan Sinjai Selatan.

Pangan Lokal yang menjadi obyek pelatihan tersebut adalah jagung, umbi-umbian seperti Ubi Jalar serta pisang yang diolah menjadi produk kue yang menghasilkan nilai jual.

Kadispusip Sinjai, Dr. Mansyur, mengatakan, pelatihan tersebut selain meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), juga memberikan pandangan kepada masyarakat bahwa perpustakaan bukan hanya sekedar tempat untuk membaca buku. Melainkan sebagai tempat untuk mengimplementasikan hasil bacaan dengan membuat inovasi atau karya, salah satunya dengan memanfaatkan pangan lokal untuk diolah menjadi kuliner khas yang punya cita rasa.

“Perpustakaan itu kini sekarang bertransformasi dengan berbasis inklusi sosial. Jadi sekarang perpustakaan itu harus menjadi tempat yang produktif untuk berkarya dari hasil bacaan yang diperoleh,” ungkapnya.

Pada langkah awal, Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal ini menyasar kepada para pustakawan dari 5 desa yang merupakan penerima bantuan dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Peserta pelatihan pengolahan pangan lokal yang turut diikuti oleh pustakawan desa.

“Kelima desa ini diharapkan dapat bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk melakukan pelatihan seperti ini, sehingga perpustakaan itu bisa menjadi tempat yang menyenangkan untuk masyarakat, bisa belajar banyak hal dan sebagainya,” tutupnya.

Kegiatan pelatihan ini juga melibatkan TP PKK Kabupaten Sinjai dalam hal pemberian materi serta praktik langsung mengolah pangan lokal. (UC)

Komentar Facebook