oleh

RDP DPRD, Pedagang Korban Kebakaran Minta Direlokasi Sementara, Ini Tanggapan Perindag

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Sejumlah pedagang di kompleks pasar sentral Sinjai yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu meminta untuk direlokasi sementara oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Permintaan relokasi sementara tersebut disampaikan perwakilan pedagang pada rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sinjai di ruang rapat DPRD, Selasa (10/3/2020)

Kahar salah satunya, meminta kepada Pemkab Sinjai untuk direlokasi sembari menunggu rehab atau pembangunan pasar sentral Sinjai yang terbakar sebab semenjak kejadian itu tidak ada aktifitas jual beli karena kondisi lods yang hangus terbakar.

Baca Juga: Antisipasi, Dinkes Sinjai Buka Layanan Pengaduan Virus Corona

Sementara kata dia, mereka mempunyai keluarga dan kebutuhan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari sedangkan pemasukan sudah tidak ada lagi.

“Kami sangat mengharapkan sebelum bangunan itu dibangun agar kami disiapkan bangunan semi permanen (bangunan sementara) mengingat tidak lama lagi momen Ramadhan sudah tiba, pastinya momen itu yang dinanti-nanti para pedagang karena banyak pembeli”, harapnya.

Harapan para pedagang kemudian didukung anggota Komisi III DPRD Sinjai. Muzawwir misalnya, meminta kepada Dinas Perindag dan ESDM agar secepatnya dicarikan tempat sementara untuk melakukan aktifitas kembali sebelum Bulan Ramadhan tiba.

Senada dikatakan, Anggota Komisi III DPRD Sinjai lainnya, Zulkifli yang juga mengharapkan agar Dinas Perindag dan ESDM Sinjai, segera mencarikan solusi atau tempat untuk para pedagang aga bisa kembali melakukan aktifitas untuk sementara waktu.

Baca Juga: MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Per 1 Januari 2020

“Intinya untuk sementara waktu kita hanya perlu mencarikan tempat yang strategis untuk sementara di pakai beraktifitas melakukan jual beli”, ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadis Perindag dan ESDM Sinjai, Ir H. Ramlan Hamid, mengemukakan untuk mengaminkan permintaan para pedagang perlu dilakukan pembahasan ulang atau rapat dengan instansi terkait.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU