oleh

Resmi Dilaunching, Bupati ASA Apresiasi 3 Inovasi Kepala OPD Berbasis Digital

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Inovasi yang dicetuskan tiga kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai resmi diluncurkan atau dilaunching di ruang pola Kantor Bupati Sinjai, Sabtu (8/10/2022).

Ketiga inovasi itu yakni, Management of Connection, Collaboration and Application for Quality of Education (Macca Qe). Lalu, “SiBaNTuKi” (Sinjai Bersatu dan Terintegrasi Tanggulangi Kemiskinan), dan Satu Digit Plus (Sinkronisasi dan Keterpaduan Mewujudkan Satu Data Terintegrasi Berbasis IT Pelaku Usaha).

Ketiganya merupakan gagasan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib, serta Kepala DPMPTSP Sinjai, Lukman Dahlan yang saat ini tengah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan II di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menyampaikan apresiasi atas peluncuran ketiga inovasi tersebut. Sebab, gagasan yang dilahirkan merupakan upaya cerdas untuk mengatasi persoalan yang ada dengan berbasis digital. Mulai dari karut marut pendataan warga miskin, pendataan pelaku usaha, hingga masalah di sektor pendidikan.

BACA JUGA:
Kisah Perjuangan Pemuda di Sinjai Raih Gelar Sarjananya, Pernah Melakoni 4 Profesi Sekaligus

Warga Samataring Apresiasi Kerja Bapenda Sinjai Terjun Langsung Sukseskan Porprov 2022

“Kami sangat mengapresiasi tiga inovasi ini, merupakan ide cemerlang yang digagas untuk menjawab masalah dan membantu masyarakat guna mendapatkan pelayanan yang maksimal dari Pemerintah,” beber ASA, Minggu, (9/10/2022).

Oleh karena itu dia berharap agar inovasi ini dimaksimalkan dengan baik. Agar menjadi acuan Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam mengambil kebijakan. “Selaku pucuk pimpinan Pemerintahan akan mendukung upaya yang dilakukan tiga kepala perangkat daerahnya dalam menyukseskan inovasi yang dibutuhkan oleh masyarakat ini,” jelasnya.

Diketahui, Macca Qe adalah aplikasi sistem manajemen tata kelola berbasis android ini diluncurkan berkaitan dengan masalah-masalah di dunia pendidikan di Kabupaten Sinjai. Dengan aplikasi tersebut masalah standar pendidikan dan kualitas pendidikan antar wilayah di Kabupaten Sinjai dapat diperoleh melalui aplikasi “Macca Qe”.

Aplikasi ini akan menjadi satu-satunya data tentang pendidikan di Sinjai. Tidak ada lagi data-data lain selain dari “Macca Qe”. Misalnya, data dapodik, data akreditasi, data sertifikasi dan data-data lainnya ditampilkan dalam aplikasi Macca Qe.

Sehingga, aplikasi ini diharapkan agar masyarakat dapat mengakses sejauh mana jaminan mutu pendidikan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai. Contohnya, bagaimana ketersediaan sumber daya manusia dan sarana prasarana. Termasuk berfungsi sebagai sarana pemantauan terhadap peserta didik yang sedang menjalani proses belajar mengajar di satuan pendidikan masing-masing.

Inovasi yang kedua Sibantuki merupakan Inovasi yang digagas menuju sata data angka kemiskinan. Aplikasi Sibantuki akan menampilkan data kemiskinan berdasarkan indikator yang telah ditentukan disertai dengan foto dan alamat atau titik koordinat rumah warga miskin.

BACA JUGA:
Utopia Akan Hibur Malam Pembukaan Porprov 2022 di Stadion Andi Bintang Sinjai

Pemkab Sinjai Bakal Gelar Gebyar UMKM Selama Porprov 2022 Berlangsung

Sehingga, ke depan perangkat daerah yang memiliki tugas pokok dalam mengentaskan kemiskinan menggunakan data dalam Sibantuki. Misalnya, program pembangunan sanitasi air bersih atau jamban, maka perangkat daerah dapat mencari warga miskin tidak memiliki jamban dalam aplikasi.

Kemudian inovasi Satu Digit Plus berupa Sistem Pendataan Terpadu, yang memanfaatkan aplikasi (Digital) dengan output pemetaan dan data base pelaku usaha. Inovasi ini, memberikan kemudahan dan manfaat baik bagi pemerintah daerah, pelaku usaha maupun masyarakat untuk mengakses data yang telah terhimpun, sehingga menjadi media promosi produk bagi pelaku usaha.

Termasuk memudahkan masyarakat untuk mencari pelaku usaha dan jenis usaha atau produk apa yang ingin dibeli. Selain itu, inovasi ini merupakan terobosan yang sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha, terutama UMKM saat ini. Apalagi, satu data pelaku usaha selain menjadi acuan Pemkab dalam mengambil kebijakan dan merancang program pembinaan, pengendalian, fasilitasi dan layanan, juga dapat membantu mendorong jenis pelaku usaha yang lengkap dengan lokasi berbasis titik koordinat, layanan waktu, foto usaha, dan lainnya. (Tim)

Komentar Facebook