oleh

Sambangi Sinjai Borong, Ketua TP PKK Sinjai Dorong Usaha Produksi Golsin

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Setelah melakukan pembinaan pola asuh anak dalam keluarga di Desa Kalobba Kecamatan Tellulimpoe, kini Tim Penggerak PKK Sinjai kembali menggiatkan Pembinaan dan Monitoring Evaluasi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK.

Berlokasi di Desa Bonto Sinala Kecamatan Sinjai Borong, giat tersebut dipimpin langsung Ketua TP PKK Sinjai Hj. A. Nurhilda Daramata Seto bersama Pokja II PKK. Jumat, (30/07/2021)

Dalam kegiatan tersebut, istri Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) itu mengunjungi salah satu penghasil produksi gula aren semut di Desa Bonto Sinala.

Didampingi Wakil Ketua TP PKK Hj. Kamriah Akbar dan Camat Sinjai Borong Agus Salam, Andi Hilda menyaksikan langsung proses pengolahan gula merah aren menjadi gula semut yang dilakukan warga setempat di Rumah Produksi Golla Sinjai (Golsin).

BACA JUGA: DPRD – Pemkab Sinjai Rapat Paripurna, ini yang Dibahas

Andi Nurhilda menuturkan bahwa produksi gula semut yang diberi merek Golsin ini memiliki kualitas yang sangat bagus dibandingkan produksi dari daerah lain serta bermanfaat bagi kesehatan.

“Dalam berbagai kegiatan di tingkat Provinsi dan Nasional, kami selalu memperkenalkan produk Golsin ini dan mereka sangat senang karena produksi gula semutnya yang dinilainya lebih halus dibanding produksi lain,” katanya.

Olehnya itu melalui pembinaan UP2K PKK ini, produksi Golsin diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga kedepan bisa menjadi produk andalan yang bisa mengangkat perekornomian warga.

BACA JUGA: Dikenal Hingga ke Belanda, Pansus DPRD Sulsel Lirik Program Bantuan Hukum Gratis Pemkab Sinjai

“Dengan pemberdayaan masyarakat oleh UP2K PKK ini pengembangan gula semut ini dapat terus dikembangkan dengan begitu akan dapat meningkatkan pendapatan para pelaku usaha home industri, khususnya dimasa pandemi ini,” pintanya.

Andi Nurhilda mengakui permasalahan yang kerap dihadapi oleh para pelaku usaha saat ini adalah ketersedian bahan baku dan pemasaran, sehingga hal ini menjadi tantangan bagi PKK bersama instansi terkait untuk membantu para pelaku home industri yang ada di Sinjai.

BACA JUGA: Penjual Bendera Mulai Padati Bahu Jalan di Kota Sinjai

Sementara itu, Mariani salah satu produsen gula semut mengakui bahwa dalam produksi yang dihasilkan jumlahnya masih terbatas karena kendala bahan baku dan pemasaran.

“Kalau di musim kemarau kualitas gula aren lebih bagus dibanding pada saat musim hujan sehingga kami hanya bisa memproduksi jika ada pesanan yang kami terima,” tuturnya. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU