oleh

Segini Jumlah Data Calon Penerima Subsidi Gaji yang Dikirim BPJS Ketenagakerjaan Sinjai

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) telah mengumpulkan ribuan data nomor rekening peserta yang memenuhi kriteria penerima bantuan subsidi gaji atau bantuan gaji pegawai.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai, Gasali mengatakan bahwa, pihaknya ditugaskan untuk mengumpulkan data, sedang untuk seleksi data tersebut nantinya di eksekusi oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker).

“Saat ini di Kabupaten Sinjai kami telah mengumpulkan data nomor rekening sekitar 3.960 lebih, itu terdiri dari pekerja swasta maupun non ASN,” ungkapnya saat ditemui , Senin (24/8/2020)

Nantinya, kata Gasali data itu akan divalidasi oleh Kemnaker selaku pemilik anggaran. Kendati, pihaknya terus akan melengkapi data pekerja sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

BACA JUGA: Diskominfo Sinjai Prioritaskan Pembangunan Tower di Wilayah Blank Spot

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan maupun kepada pemerintah dalam hal ini tenaga kerja Non ASN kita karena sangat baik responnya,” ujarnya.

Rencananya, tambah Gasali bantuan subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan bagi karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta dalam program Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan dicairkan awal September 2020 mendatang.

Dalam program ini, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 37,7 triliun untuk program bantuan subsidi gaji. Penerima subsidi gaji ini akan menerima bantuan Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan.

BACA JUGA: Dibuka Wabup, Trofeo Cup II ARA Foundation Hadirkan Legenda Hidup PSM Makassar

Pembayarannya dilakukan selama 2 tahap atau Rp 1,2 juta setiap penyaluran. Selain gaji di bawah Rp 5 juta, karyawan swasta yang menerima bantuan 600.000 dari pemerintah harus tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Gasali mengungkapkan batas akhir waktu pengumpulan rekening bank penerima subsidi gaji Rp 600.000 yakni hingga 31 Agustus 2020 dan akan terus dievaluasi. (Kominfo)

Editor/Andis

Komentar Facebook

BERITA TERBARU