oleh

Sejak OSS Diluncurkan, 93 Pelaku Usaha di Sinjai Mendapat NIB

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sinjai terus melakukan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan perizinan terbaik bagi para pelaku usaha.

Hal tersebut sebagai wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dibawah nahkoda Bupati Andi Seto Asapa (ASA) dalam memberikan kemudahan dalam hal pelayanan izin usaha.

Dengan hadirnya pelayanan perizinan melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) atau OSS berbasis risiko, kini masyarakat semakin mudah untuk mendapatkan izin berusaha.

Kepala Dinas PMPTSP Sinjai, Lukman Dahlan mengatakan, semenjak adanya OSS RBA itu, pihaknya telah memberikan pendampingan kepada 93 pelaku usaha untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sejak 9 Agustus lalu hingga September 2021 ini.

BACA JUGA: Purna Paskibra Tingkat Kabupaten/Kota Hingga Nasional Bakal Jadi Duta Pancasila

“Di bulan Agustus ada 69 pelaku usaha yang kita dampingi, dan September hingga hari ini ada 24, jadi totalnya 93 orang telah kita berikan pendampingan untuk mendapatkan NIB lewat OSS RBA,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya. Kamis, (16/09/2021)

Lebih lanjut dikatakan, “Kalau melihat trendnya seiring dengan sosialisasi yang kita lakukan, minat masyarakat untuk mendapatkan izin berusaha semakin baik,” tambah Lukman.

Bahkan, untuk mengurus izin berusaha dengan tingkat risiko rendah hanya membutuhkan waktu 15 menit, pelaku usaha sudah dapat mengantongi NIB.

Hal tersebut memacu pihaknya untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar usahanya memiliki izin.

BACA JUGA: Meski Anggaran Terbatas, Bupati ASA Tetap Bantu Petani

Terbukti saat DPMPTSP Sinjai menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimtek Kemudahan Berusaha yang dibuka langsung Bupati ASA di Aula Hotel Sanjaya.

Sosialisasi tersebut diikuti 240 orang pelaku usaha yang terbagi atas 8 angkatan, dimana setiap angkatan terdiri dari 30 orang pelaku usaha dari seluruh kecamatan. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU