oleh

Sengketa Lahan Pembangunan Jembatan Pattongko, Komis III DPRD Undang Pihak Pemkab Sinjai

Kabarsinjai.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai menggelar rapat kerja, dalam rangka membahas pembebasan lahan warga yang terkena dampak rencana pembangunan jembatan Sungai Laolisang, Desa Pattongko, Kecamatan Tellulimpoe, bertempat diruang rapat DPRD Sinjai. Senin, (11/09).

Rapat kerja ini dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Sinjai, H. Bahar dihadiri Anggota Komisi III, Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah Sinjai, Akbar Mukmin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sinjai A. Ishak, Kabag Pemerintahan Umum A. Yusran Maddolangeng, Kepala Bada Pemeriksa Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sinjai, Hj. Ratnawati, Kepala Desa Pattongko, serta perwakilan Masyarakat Desa Pattongko.

PLT Sekretaris Daerah Sinjai Akbar Mukmin yang hadir dalam rapat ini menyampaikan, bahwa terkait pembebasan lahan ini Pemerintah Daerah harus berhati-hati dan tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan, sebab pekerjaan jembatan Laolisang ini merupakan kegiatan dari Pemerintah Provinsi, sehingga perlu diperjelas siapa yang akan menjadi penanggung jawab atas pembebasan lahan warga  ini.

“Ini harus disikapi dengan hati-hati, karena kedepanya segala hal yang terkait dengan Jembatan ini, nantinya akan menjadi aset Pemerintah Provinsi, untuk itu kami menyarakan agar hal ini dapat dikonsultasikan kembali ke Dinas PUPR Provinsi dan BPK, agar tidak terjadi persoalan dikemudian hari, jika  pekerjaan jembatan ini dilanjutkan,” katanya.

Sementara itu Ketua Komisi III H. Bahar berharap, agar persoalan ini dapat segera diselesaikan secara bersama, mengingat pentingnya jembatan ini sebagai akses penghubung antara Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bulukumba.

Setelah mendengarkan pendapat berbagai pihak yang hadir, Komisi III DPRD Sinjai bersama peserta rapat bersepakat, untuk melakukan konsultasi terkait upaya pembebasan lahan ini di Pemerintah Provinsi dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (*)

Editor   : A. Mirza.

Komentar Facebook