Senjata Makan Tuan, Pemuda di Lappa Bersimpuh Darah, Pelaku Mengaku Dihadang

KABARSINJAI – Bak senjata makan tuan, begitulah nasib yang dialami AR (21) warga Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Dirinya harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) lantara bersimpuh darah usai dianiaya menggunakan parang miliknya sendiri.

Pelakunya adalah MSM (21), warga Lappa. Kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada Minggu (23/6/2024), sekira pukul 03:30 Wita di kompleks Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Lappa, dipicu lantaran ketersinggungan antara korban dan pelaku.

MSM menganiaya AR lantaran mengaku dihadang bersama rekan-rekan AR. Naasnya senjata tajam (Sajam) jenis parang yang dibawa AR terjatuh saat hendak turun dari sepeda motor yang dikendarai sehingga parang tersebut diambil oleh pelaku.

“Pemicunya ketersinggungan. Pelaku ini mengaku dihadang oleh korban (AR-read) saat akan pulang kerumahnya. Begitu parang jatuh langsung diambil oleh pelaku dan mengayunkan ke arah korban,” kata Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Andi Rahmatullah.

Dari peristiwa itu, AR mengalami luka menganga di bagian kepala bagian belakang dan dada disebelah kiri. “Diayunkan parang itu sebanyak 3 kali menggunakan tangan kanan,” sambungnya.

Kini pelaku telah diamankan. MSM diamanahkan oleh tim Resmob Polres Sinjai dirumahnya tanpa perlawanan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP-B / 160 / VI / 2024 / SPKT / Res Sinjai, tanggal 23 Juni 2024.

“Sudah diamankan dirumahnya sekira pukul 15:50 Wita tanpa perlawanan,” jelasnya.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan berupa sebuah sarung parang dan selembar celana panjang yang dipakai pelaku. Sedang parang masih dalam pencarian.

Dengan kejadian ini keluarga pelaku dan korban diminta untuk tidak terprovokasi. Dan berharap agar masyarakat lebih berhati-hati dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik.

“Penegakan hukum yang tegas diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Sinjai,” kuncinya. (*)