oleh

Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Begini Pesan Bupati ASA ke Ahli Waris

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Darnanto, selaku ahli waris dari salah seorang tenaga non ASN di instansi Bappeda Sinjai menerima santunan dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Santunan yang diterima oleh ahli waris sebesar Rp42 juta tersebut, diserahkan oleh Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) di ruang kerjanya. Jumat, (12/10/2021)

Didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai, Gazali dan Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib, Bupati ASA menyampaikan dukacita mendalam serta mendoakan yang terbaik untuk almarhum dan keluarga.

Ia berharap, santunan yang diberikan dapat bermanfaat untuk menunjang perekonomian keluarga dan digunakan dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA: Ini Kata Bupati ASA Soal Pemberian Tablet Tambah Darah Bagi Rematri

“Saya harap dana yang diberikan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dan kalau bisa dijadikan modal usaha sehingga dapat menunjang perekonomian sehari-hari,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai, Gazali menjelaskan, hingga pekan kedua Bulan Desember 2021 ini, total klaim santunan BPJS Ketenagakerjaan sebanyak kurang lebih Rp28 miliar.

Pembayaran klaim tersebut didominasi oleh jaminan hari tua. Sedangkan khusus jaminan kematian yang telah diserahkan kepada ahli waris sebanyak Rp400 juta lebih.

“Kalau jaminan kematian masing-masing ahli waris menerima Rp42 juta. Bahkan ada anaknya yang kita beri beasiswa untuk kuliah keperguruan tinggi,” jelasnya.

Gazali menambahkan jika total warga Sinjai yang telah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan hingga akhir tahun ini kurang lebih Rp15 ribu jiwa.

BACA JUGA: Tahun Depan, Pemkab Sinjai Akan Lanjutkan Program Bantuan Seragam Sekolah Gratis

Jumlah itu terbagi beberapa sektor seperti penerima upah (ASN dan non ASN) 5.000 lebih peserta, bukan Penerima upah 7.000 lebih peserta serta jasa kontruksi atau perlindungan buruh kontruksi kurang lebih 3.000 peserta.

“Kami berterima kasih kepada bapak Bupati atas dorongan agar non ASN di Sinjai bisa terdaftar semua, termasuk dinas terkait yang terus mendorong perlindungan jaminan sosial pegawai yang bekerja di instasi atau perangkat daerah,” pungkasnya. (Tim)

Komentar Facebook