oleh

Setelah Gaji, Bupati ASA Tambah Biaya Operasional Anggota BPD di Sinjai

“Kami memang meminta agar biaya operasional BPD naik, sehingga dengan adanya ini membuat kami lega, bisa menambah kapasitas tugas kami di desa. Alhamdulillah langsung di respons baik pak Bupati,” pungkasnya.

Terpisah, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai, Hj Andi Hariyani Rasyid, berharap BPD segera mengusulkan rancangan sesuai kebutuhan operasional anggota BPD.

BACA JUGA: Ke Pusat, Bukti Perhatian Bupati ASA untuk Guru Honorer yang Gagal di PPPK

Pengusulan rancangan penambahan biaya operasional anggota BPD paling lambat dirampungkan sebelum penetapan APBDes pada tanggal 31 Oktober 2021.

“Segera dimusyawarahkan untuk membuat rancangan beserta rincian sebelum penetapan APBDes pada tanggal 31 Desember. Jadi pas Januari 2022 itu sudah jalan,” jelasnya.

Mantan Camat Sinjai Utara itu menyebutkan, besaran biaya operasional anggota BPD di Sinjai bervariasi mulai 7-15 juta pertahun, sesuai kebutuhan operasional BPD masing-masing.

Sekadar diketahui, perhatian Bupati ASA terhadap anggota BPD di Sinjai sangatlah luar biasa, sebab di tahun 2020 lalu gaji atau insentif anggota BPD di Kabupaten Sinjai bertambah sebesar Rp200 ribu. Dimana sebelumnya, gaji Ketua BPD hanya Rp1 juta naik menjadi Rp1,2 juta. Wakil Ketua dari Rp900 ribu naik ke angka Rp1,1 juta.

Sedangkan Sekretaris BPD dulunya Rp850 ribu, sekarang gajinya berjumlah Rp1,1 juta. Begitupun dengan anggota yang hanya mendapat gaji Rp800 ribu, kini sudah mencapai gaji Rp1 juta. (Ay)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU