oleh

Seto-Kartini Komitmen Tingkatkan Infrastruktur, Awal Tahun Jembatan Penghubung Pakkita-Kalamisu Dibangun

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Puluhan tahun terisolir, kini masyarakat di dua kampung yang hanya di batasi sungai antara Dusun Bua-bua, Desa Salohe Kecamatan Sinjai Timur dengan Dusun Jennae, Desa Aska, Kecamatan Sinjai Selatan akhirnya bisa bernapas lega.

Pasalnya, Pemkab Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa dan Wakil Bupati Sinjai Hj Andi Kartini Ottong, bakal membangun jembatan penghubung kedua kampung tersebut (Pakkita-Kalamisu).

Selama ini, sabang harinya warga kedua kampung menjadikan ruas ini sebagai alternatif perlintasan. Hanya saja kendala terberat yang dirasakan warga setempat karena harus melintasi sungai dengan debit air yang cukup deras ketika musim hujan. Sehingga penting sekali untuk menyiapkan prasarana transportasi berupa jembatan dari pemerintah.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sinjai, Nazaruddin Taha, mengatakan rencana pemerintah untuk membangun jembatan ruas Pakkita-Kalamisu segera di laksanakan pada awal tahun 2020.

Baca Juga: Terus Mengukir Prestasi, Sinjai Tambah Koleksi Empat Penghargaan Sekaligus di Bulan Oktober

”Jika tak ada aral melintang November proses lelangnya akan segera di lakukan. Inshaa Allah sekitar awal 2020 pengerjaannya bisa di mulai,” kata Nazaruddin di ruang kerjanya, Rabu (30/10)

Senada dikemukakan Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Sinjai, Agus Zainal, menuturkan, proyek yang memiliki spesifikasi rangka baja itu memiliki panjang 41 meter dan lebar 7 meter.

Yang pasti, ungkapnya, harapan pemerintah dengan dibangunnya jembatan ini perekonomian masyarakat bisa lebih meningkat dan akses warga lebih mudah. “Semoga dengan total anggaran yang dikucurkan, pembangunan jembatan Pakkita-Kalamisu ini memberikan histori tersendiri bagi warga,” harap Agus.

Terpisah, Kepala Desa Aska Arifuddin mengaku bersyukur dan terharu adanya rencana Pemkab Sinjai untuk membangun infrastruktur jembatan yang dilakukan Bupati Andi Seto Gadhista Asapa. Setidaknya sudah menjawab impian yang diinginkan warga selama ini.

“Jujur, kasian warga apalagi anak-anak kalau mau pergi sekolah. Apalagi kebanyakan yang ingin pergi sekolah ke SMP Tondong harus mutar arah, itupun lewat jembatan gantung yang kondisinya sudah reyot. Nah, dengan adanya jembatan ini nantinya akses anak-anak ke sekolah dan aktifitas warga apalagi banyak hasil bumi yang harus mereka pasarkan ke kota tidak lagi kesulitan,” tuturnya.

Senada dengan Arifuddin, Muhtar salah seorang warga Jennae pun berharap disamping memudahkan akses kendaraan baik roda 2 maupun 4, tak kalah pentingnya kemudahan terhadap lalu lintas ekonomi di dusun serta desa disekitarnya dipastikan lancar.

Baca Juga: Piket Polres Sinjai Bekuk Warga yang Sedang Asyik Minum Ballo di Mangottong

“Inshaa Allah dengan dibangunnya jembatan ini, taraf perekonomian warga baik di Dusun Jennae dan Bua-bua bisa semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Muhtar mengaku bersyukur atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Sinjai khususnya di bawah kepemimpinan Andi Seto Gadhista Asapa dan Hj A Kartini Ottong, sebagai Bupati dan Wakil Bupati saat ini yang ternyata punya harapan besar terhadap mimpi warga untuk memiliki akses jembatan.

Data Dinas PUPR Sinjai, selain pembangunan jembatan Pakkita-Kalamisu, Pemkab juga akan membangun 5 paket masing-masing pembangunan jembatan Sungai Laboro di Manimpahoi, Sinjai tengah, jembatan ruas Batu Leppa, ruas Barukang III dan Barukang V yang lokasinya berada di kota Sinjai. (Adv)

Editor/Andis

Komentar Facebook

BERITA TERBARU