oleh

Sinjai Dapat Bantuan Beras PPKM, Bulog: Kami Siap Gantikan Jika Kualitasnya Rendah

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Program bantuan beras untuk warga terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, resmi diluncurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Kabupaten Sinjai, merupakan salah satu daerah yang mendapatkan alokasi beras dari program tersebut sebesar 161,5 ton yang diperuntukkan kepada 16.150 Kepala Keluarga (KK) selaku Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Berdasarkan data yang dibeberkan Kepala Cabang Perum Bulog Bulukumba, Erfina Sulaeha bahwa dari data tersebut dibagi menjadi penerima yang bersumber dari KPM Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 9.903 KK dan KPM Bantuan Sosial Tunai (BST) 6.247 KK.

“Setiap KPM yang telah ditentukan akan mendapat bantuan beras sebesar 10 kilogram (kg),” ujarnya saat ditemui pada kegiatan launching bantuan beras PPKM di halaman Gudang Bulog, Desa Saukang Sinjai Timur. Jumat sore, (23/07/2021)

BACA JUGA: Launching Bantuan Beras PPKM, Bupati ASA Minta Penyalur Perhatikan Kualitas Beras

Sesuai dengan permintaan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) yang menekankan kualitas beras, Erfina menjamin setiap beras yang akan disalurkan telah terjamin kualitasnya.

Bahkan pihaknya siap menggantikan jika di kemudian hari ditemukan beras yang kualitasnya kurang bagus.

“Kami siap gantikan pak jika memang ada beras yang kurang bagus kualitasnya,” bebernya.

Lebih lanjut kata Erfina, program ini hanya berlaku selama sebulan terhitung sejak tanggal 16 Juli hingga 16 Agustus 2021.

BACA JUGA: Berkat Bupati ASA, Pokdakan di Sinjai Kembali Terima Bantuan Benih Udang Windu

Olehnya itu, ia mengupayakan agar dalam kurun waktu 2 minggu ke depan, semua stok beras yang ada dapat disalurkan kepada KPM.

Sekaitan dengan penyaluran bantuan, Erfina menyampaikan bahwa hal itu dilakukan atas kerjasama transporter DNR dengan pendamping dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sinjai yang nantinya akan membuat jadwal mengenai lokasi penyaluran bantuan. (Baso)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU