Sinjai Dijadikan Lokus FDA Penerapan Digitalisasi MPP

KABARSINJAI – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri menjadikan Kabupaten Sinjai sebagai lokus forum diskusi aktual (FDA) Strategi Penerapan Digitalisasi Mal Pelayanan Publik (MPP) di Daerah.

Kegiatan dengan bekerjasama Pemerintah Kabupaten Sinjai ini digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Senin (04/03) dan dibuka secara resmi oleh Kepala BSKDN Kemendagri, Dr. Yusharto Huntoyungo.

Turut diihadiri oleh Pj Bupati Sinjai, T.R Fahsul Falah dan Peserta FDA Strategi Penerapan Digitalisasi MPP yakni, para pejabat Pemkab Sinjai, Kepala Dinas PMPTSP se-Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Kominfo se-Sulawesi Selatan baik secara daring maupun secara luring.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Sinjai, T.R Fahsul Falah menyampaikan terima kasih karena FDA Kementerian Dalam Negeri dilaksanakan di Kabupaten Sinjai.

“Forum ini akan mencoba menggali Issu issu strategis dan kekinian yang dihadapi daerah, progress yang telah dicapai dan strategi kebijakan baru yang ditawarkan, untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik di masa depan. Kita semua tentu berharap bahwa kualitas pelayanan publik di daerah akan semakin baik di masa depan,” ujarnya.

Selain itu, Pj Bupati Sinjai juga menyampaikan bahwa, Kabupaten Sinjai, salah satu daerah yang saat ini tengah menerapkan MPP Elektronik. Launching MPP Elektronik ini dilakukan pada peringatan Hari Jadi Sinjai (HJS) ke-460 tahun 2024 pada tanggal 27 Februari lalu.

Sementara Kepala BSKDN Kemendagri, Dr. Yusharto Huntoyungo mengatakan bahwa, MPP merupakan salah satu wujud nyata reformasi birokrasi pelayanan publik yang strategis, inovatif, kreatif, dan berdampak luas, yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kehadiran MPP diarahkan guna memperbaiki kualitas pelayanan publik dan meningkatkan investasi di daerah. Karena itu, berdasarkan arahan strategis Presiden RI selaku Ketua Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional, bahwa pada tahun 2024 Mal Pelayanan Publik (MPP) diharapkan sudah terbentuk di semua daerah.

“Untuk mencapai target seratus persen penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Indonesia, pemerintah kabupaten/kota didorong secara masif untuk menyelenggarakan MPP, dan secara bertahap membangun MPP Digital,”.

Adapun narasumber pada kegiatan ini adalah, Plt Sekretaris BSKDN Abbas Supriyadi, mewakili Kapala Biro Organisasi Setda Provinsi Sulsel Andi Baso Banyurungi, Direktur Plan C Institute Budi Rahardjo dan Kepala Dinas PMPTSP Sinjai Lukman Dahlan. (**)