oleh

Soal Adanya Warga Positif Virus Corona Asal Sinjai, Jubir: Itu Belum Jelas

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Adanya pemberitaaan di media online yang menyebutkan bahwa satu orang warga Sinjai, Sulawesi Selatan positif terjangkit virus corona (Covid-19) dibantah oleh dr. Andi Suryanto Asapa.

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai, terkait penanganan dan pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) ini mengatakan jika berita itu belum benar kepastiannya.

“Kita masih anggap bahwa berita yang beredar itu belum jelas. Kalau di Sinjai belum ada yang Positif”, Tegasnya saat ditemui, Jumat (27/3/2020) sore.

Baca Juga: Soal Pasar Sentral Sinjai Akan Ditutup Selama 10 Hari, Ini Pernyataan Kadis Perindag

Soal kebenaran pemberitaan itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi SulSel, namun katanya belum ada jawaban atau konfirmasi hingga saat ini.

Untuk itu dia menegaskan kembali jika pemberitaan di salah satu media yang menyebutkan bahwa dari 27 warga SulSel positif corona, satu diantarnya warga sinjai, itu sama sekali belum jelas.

“Jadi itu belum jelas kebenarannya, kalau kita di Sinjai belum ada yang positif terjangkit virus corona”, Pungkasnya.

dr. Suryanto menambahkan saat ini memang ada tiga orang pasien sedang menjalani perawatan. Tetapi pihaknya masih menunggu hasil (surat) resmi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Sebab pemeriksaan untuk menyatakan positif atau tidaknya itu dilakukan dua kali. Nanti kalau sudah dua kali pemeriksaan dan memang hasilnya negatif, pasien sudah bisa keluar dari Rumah Sakit.

Baca Juga: Tiap Hari Petugas Kesehatan Periksa 7 Ribuan Warga di Posko Perbatasan Sinjai-Bone

“Jadi informasi sekarang yang ada di rawat, baik yang di Sinjai maupun di Makassar itu belum ada orang Sinjai positif”, Jelasnya.

Sementara itu, dari peta sebaran yang di kutip dari https://covid19.sinjaikab/, sebanyak 92 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dari jumlah tersebut, 84 orang proses pemantauan dan 8 orang Selesai pemantauan.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak tiga orang. Data ini dirilis per Kamis (26/3/2020) pukul 17.00. (Ay)

Editor/Bahar

Komentar Facebook

BERITA TERBARU