oleh

Soal Perbaikan Jalan Poros Dada Desa Talle, PUPR Sinjai: Sudah Masuk Usulan 2021

KABARSINJAI.COM, Sinjai – Seabrek harapan warga Dusun Gareccing, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, dibalik dana pinjaman ratusan miliyar Pemkab Sinjai. Untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan kembali sirna, kenapa ? Karena jalanan alternatif mereka dikabarkan luput dari anggaran yang “notabene” kurang lebih Rp 185 miliyar tersebut. Rasa “rindu” menikmati jalan mulus “berbuntut” rasa kecewa warga. Minggu, 17/5/2020

“Sudah lama kita merindukan jalanan mulus seperti jalanan lainnya, sudah ada dua kali dihotmix kita masih daftar tunggu, belum ada tanda-tanda jalanan kami bakal dikerja tahun ini 2020 ,” ungkap Syamsudin salah seorang warga Gareccing dengan nada kecewa.

Dikatakan, jalanan Dusun Gareccing, Desa Talle, merupakan jalan alternatif warga ke poros jalan nasional (Poros Bulukumba – Sinjai) tepatnya di sekitar jembatan dada. Namun herannya, jalan ini baru satu kali tersentuh peningkatan sejak Indonesia merdeka tahun 1945 silam.

Lihat juga: Ungkapan Pasien Positif Covid-19 Asal Sinjai Setelah Tiba di Hotel Harper Makassar dan Video AK, Lihat….

“Jalanan kami sudah lama hancur, berlumpur saat musim hujan dan susah dilalui kendaraan. Pernah ada pengaspalan pasca banjir bandang tepatnya tahun 2007 lalu, namun saat ini kondisinya rusak parah,” sebutnya terenyuh sambil berharap, pihak Pemkab dalam hal ini Dinas PUPR Sinjai bisa memperhatikan jalanan tersebut.

Informasi lainnya yang berhasil disadap media ini menyebutkan, kondisi poros Dada – Matamatae, memprihatinkan dan sudah lama menjadi keluhan. Bahkan “acap” kali menjadi lahan gemuk bagi para politikus menuju kursi kekuasaan. senjata kampaye para calon pilkada.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU