oleh

Survei Insert Institute – Elektabilitas A. Seto Ungguli Petahana, Takyuddin Masse Paling Bawah

KABARSINJAI.COM  Insert Institute, lembaga yang fokus melakukan survei politik di Sulawesi Selatan merilis hasil survei Pilkada Sinjai.

Hasilnya pasangan Andi Seto Gadista Asapa – Andi Kartini Ottong memperoleh tingkat elektabilitas tertinggi dibandingkan dua kandidat lainnya.

Dalam press conferencenya di Jalan Hertasning Baru, Makassar, Minggu (13/5/2018 kemarin,  Direktur Riset dan Program Insert Institute, Reskiyanti Nurdin menyebutkan bahwa tingkat elektabilitas pasangan nomor Urut 1 ini mencapai 38,8 persen.

“Salah satu yang mempengarui tingginya elektabilitas Andi Seto yakni orang tuanya, Andi Rudiyanto Asapa yang merupakan mantan Bupati Sinjai dua periode. Meski sudah lama jadi mantan bupati namun beliau masih berpengaruh”, Ucapnya. 

Selain itu, sebagian masyarakat juga menganggap A. Seto – Kartini (Sehati) sebagai pasangan yang ideal dan mampu membawa perubahan..

Sedangkan pada posisi kedua ada petahana, H. Sabirin Yanya dengan elektabiliitas 30,4 persen, disusul Takyuddin Masse 16,8 persen.

Reskiyanti mengatakan survei ini dilaksanakan pada tanggal 28 April sampai 3 Mei 2018 yang tersebar di Sembilan Kecamatan dalam Wilayah Kabupaten Sinjai. 

“Kami menggunakan koresponden sebanyak 540 orang yang tersebar pada 9 kecamatan, Metode yang diunakan adalah multistage random sampling dengan cluster berbasis TPS di setiap Desa/Kelurahan dari 9 Kecamatan dengan margin error 4.21 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen”, urainya.

Sementara strong voters, pasangan Andi Seto – Andi Kartini juga paling tinggi dibanding pasangan calon lain, yakni 56,5 persen. Kedua pasangan Sabirin Yahya-Mahyanto Mazda sebanyak 52,5 persen dan pasangan Takyuddin Masse-Mizar Rahmatullah Roem 50 persen.

“Kalau popularitas, Andi Seto masih kalah dengan petahana, H. Sabirin Yahya yakni 97,9 persen dengan 98.5 persen, kemudian Takyuddin Masse  hanya 89,8 persen”, Sambung Riskiyanti.

Pada survei yang dilakukan juga menemukan sebanyak 31 persen masyarakat Sinjai tidak tahu jika Pilkada Sinjai digelar pada 27 Juni 2018. Bahkan, lanjut Yanti, sebanyak 49,7 persen masyarakat Sinjai tidak tahu atau belum bersikap pada Pilkada Sinjai.

“Yang paling mengejutkan masih ada masyarakat Sinjai menginginkan tokoh Andi Rudianto Asapa (0,4 persen) menjadi bupati, padahal Pak Rudiyanto Asapa sudah lama jadi mantan bupati dua periode”, Tambahnya. (*)

Editor.  : Irawan

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU