oleh

Tahun 2021, Sapi Inseminasi Buatan di Sinjai Ditargetkan Capai 8 Ribu

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sinjai menargetkan sedikitnya 8.300 ekor sapi hasil Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik pada tahun 2021 ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PKH Sinjai, H. Burhanuddin saat ditemui di ruang kerjanya. Kamis, (22/07/2021)

Kepada media, ia menjelaskan bahwa IB ini merupakan salah satu program unggulan Pemkab Sinjai yang dilaksanakan sejak awal kepemimpinan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong.

“Pada Tahun 2020 lalu, realisasi pelaksanaan IB itu sebanyak 6.341 dari jumlah akseptor sebanyak 5.073 kemudian jumlah kelahiran 2.661. Sementara target pada tahun 2021 8.300 ekor, realisasinya saat ini sudah 3.175, kemudian realisasi kelahiran sebanyak 1.062,” ungkapnya.

BACA JUGA: Hadiri Temu Alumni Ponpes Darul Istiqamah Biroro, Bupati ASA Titip Pesan

Burhanuddin menyebut, hingga di bulan Juli realisasi dari program tersebut belum sampai 50 persen. Sebab, untuk Kabupaten Sinjai rata-rata musim kawin IB berlangsung pada bulan Agustus, September dan Oktober.

“Realisasinya belum sampai 50 persen karena untuk kabupaten Sinjai memang rata-rata musim kawin IB itu ada di Bulan Agustus, September dan Oktober. Sehingga pelaksanannya nanti akan lebih banyak di bulan tersebut,” ujarnya.

Meski begitu, Burhanuddin optimis target tersebut dapat dicapai sampai akhir tahun 2021 ini.

“Insya Allah target kita bisa capai sampai akhir tahun karena memamg kita didukung dengan sumber daya yang cukup, kemudian untuk operasional kita didukung oleh APBN,” katanya.

BACA JUGA: Alasan Kemendagri Studi Lapangan PKA di Sinjai, Bupati ASA Bangga

Burhanuddin juga mengungkap, manfaat dari program IB tersebut seperti disamping untuk mempercepat jarak kelahiran, hasil IB yang didapat oleh masyarakat nilainya jauh lebih tinggi dari hasil kawin alam.

“Perbedaan nilai jualnya yang sangat signifikan untuk hasil IB sendiri seperti sapi limosin, simental dan anggus umur 6-8 bulan sudah bisa di pasarkan Rp12-13 juta, sementara yang selama ini mereka dapat dari hasil perkawinan alam dari sapi bali umur 6-8 bulan paling dihargai dengan nilai 1,5 juta,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang hendak mendapatkan layanan ini, bisa menghubungi langsung petugas Inseminator yang tersebar di delapan kecamatan. Sapi yang di IB juga akan mendapatkan asuransi ternak secara gratis dari Pemkab Sinjai. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU