oleh

Tak Lagi Kehujanan, Seorang Janda di Bongki Semringah Rumahnya Dibedah Pemerintah

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Program Bantuan program Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah kembali digulirkan Pemerintah pusat di Kabupaten Sinjai.

Tahun ini sebanyak 654 unit rumah yang menjadi sasaran dari program yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

Salah satu yang menerima bantuan bedah rumah ini adalah Ratna. Warga Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara.

Rasa syukur akan program Bedah Rumah ini disampaikan Ratna dan sejumlah warga penerima manfaat lainnya atas kepedulian pemerintah, khususnya Pemkab Sinjai yang telah memfasilitasi untuk mendapatkan bantuan tersebut terhadap warga kurang mampu.

BACA JUGA: Bupati ASA Serahkan Program Bantuan Bedah Rumah di Sinjai Utara

“Syukur Alhamdulillah di bedah oleh Pemerintah. Terima kasih pak Bupati Andi Seto rumahku sudah layak huni berkat fasilitas dari Pemda”, tandas Ratna saat ditemui usai penyerahan secara simbolis oleh Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), Senin (12/10/2020)

Dari cerita Ratna, awalnya ia tidak menyangka rumah miliknya itu kini bisa ditempati dengan layak.

Ibarat gubuk tua yang sudah reot dan tidak layak untuk dihuni, karena atap rumah bocor, begitulah kondisi rumah Ratna sebelumnya.

Jika hujan, sebagian rumah basah karena rembesan air hujan masuk ke dalam rumah hingga tak tahu harus bagaimana. Kondisi yang dialaminya itu sudah berlangsung lama.

“Rumah saya sudah mau roboh ditambah bocor kalau hujan. Tidak bisa kita tidur, mau diperbaiki tidak ada uang sama sekali”, jelas Ratna seorang Janda yang ditinggal mati oleh oleh sang suami tercinta.

BACA JUGA: Bantuan Beras PKH Diantar Langsung Bupati ASA ke Rumah Warga, Berikut Jumlah Penerimanya

Sekadar diketahui, tahun ini sebanyak 654 unit rumah menjadi sasaran program Bedah Rumah dengan total anggaran Rp11,4 miliar yang bersumber dari dari Kementerian PUPR RI.

Program ini menyasar 14 Desa dan 4 kelurahan yang ada di Sinjai. Bantuan tahun ini terbilang meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 300 unit rumah. (Baso)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU