oleh

Tawwa, Desa dan Kelurahan di Sinjai Barat Sudah Sediakan Ruang Isolasi

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Komitmen pemerintah desa dan kelurahan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kecamatan Sinjai Barat, patut diapresiasi.

Pasalnya, kini seluruh desa dan kelurahan yang ada di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa ini, telah menyiapkan ruang isolasi di masing-masing wilayahnya.

Ruang isolasi itu diperuntukan bagi pendatang dari luar daerah maupun warga yang masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) yang pernah kontak erat dengan pasien positif virus corona.

“Untuk rumah isolasi di Kecamatan Sinjai Barat ini, 7 desa dan 2 kelurahan semuanya sudah menyiapkan dan fasilitasnya juga sudah siap sehingga sudah bisa digunakan”, kata Camat Sinjai Barat, Andi Paris saat mendampingi Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) melihat langsung ruang isolasi di salah satu desa di Sinjai Barat, Minggu (14/6/2020)

Baca Juga: Rampas HP dari Tangan Bocah Ingusan di Tellulimpoe, Pemuda ini Diringkus di Kebun Warga

Penyediaan ruang isolasi ini lanjut Andi Paris, menjadi bukti bahwa seluruh komponen hingga di tingkat desa dan kelurahan memiliki komitmen yang kuat dalam mencegah penularan virus corona.

Terpisah Kepala Desa Boto Lempangeng, Mansur menuturkan pihaknya telah menyiapkan sebuah gedung sebagai tempat isolasi bagi pendatang yang masuk kategori ODP dan OTG.

Tempat atau ruang isolasi yang disediakan itu adalah bangunan Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) di Wilayahnya yang sudah tidak dipakai lagi.

“Kita gunakan bekas sekolah TK Idhata, namun sejak TK itu menjadi status negeri maka gedung sekolahnya dpindahkan dan kebetulan gedung ini milik Pmerintah Desa dan disini dapat menampung 6 tempat tidur”, sambungnya.

Baca Juga: Ada Apa? Bupati Sinjai Keliling Posko Perbatasan di Malam Hari

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sinjai, Drs. Yuhadi Samad menyebutkan penggunaan dana desa dalam penyediaan sarana isolasi di desa ini, kata Yuhadi juga mengacu pada Surat edaran dari Kementerian Desa PDTT Nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap Corona dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Selain itu juga diatur Sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2020 tentang penanggulangan coronavirus covid-19 di desa melalui anggaran pendapatan dan belanja Desa.

Kemudian ditindaklanjuti dengan surat edaran Gubernur Selatan Nomor: 44.3/2168/DPMD tentang pedoman pelaksanaan Desa tanggap virus corona dan padat karya tunai desa di provinsi Sulawesi Selatan.

Selanjutnya ditindaklanjuti surat edaran Bupati Sinjai Nomor: 188.34/14536/set tentang pedoman pelaksanaan Desa tanggap virus corona dan padat karya tunai desa di Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. (Ay)

Editor/Andis

Komentar Facebook

BERITA TERBARU