oleh

Tegas, Bupati ASA Perintahkan Satpol PP Razia Ternak Sapi Berkeliaran di Jalan Raya

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menanggapi banyaknya keluhan warga terkait ternak berkaki empat seperti sapi dan kambing yang masih berkeliaran di Jalan Raya dalam kota Sinjai.

Pemandangan tidak elok ini hampir dijumpai setiap hari di sejumlah jalan, khususnya di wilayah kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara.

Bupati ASA mengatakan hal ini tidak bisa dibiarkan, sebab dampak yang ditimbulkan dengan banyaknya ternak sapi yang berkeliaran sangat membahayakan pengguna jalan.

Tidak hanya itu, sampah yang berada di depan rumah warga ikut terhambur karena sapi sehingga mengurangi keindahan kota Sinjai.

Baca Juga: Respons Keluhan Warga, DLHK Sinjai Siapkan Layanan Telepon Jemput Sampah yang Bertumpuk

“Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, banyak ternak sapi yang berkeliaran di jalan, kasian masyarakat khususnya pengguna jalan bisa membahayakan nyawa,” ungkapnya, Jumat (5/8).

Karena itu, Bupati ASA mengintruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sinjai untuk menjadikan keluhan warga ini sebagai salah satu prioritas.

Dia memerintahkan petugas Satpol PP menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2015 tentang tertib pemeliharaan ternak, bahkan meminta setiap hari melakukan penertiban bahkan razia ternak sapi.

“Saya sudah perintahkan Satpol PP untuk memperketat pengawasan, setiap hari lakukan penindakan ternak yang memang mengganggu ketertiban masyarakat. Kalau perlu bawa tali karena kebanyakan sapi tidak ada talinya,” sambungnya.

Baca juga: DPKH Sinjai: Sapi Dimusnahkan Gegara PMK Dapat Bantuan Rp 10 Juta

Kepada peternak atau pemilik ternak baik Sapi maupun Kambing, Bupati ASA mengimbau mengkandangkan atau mengikat ternak peliharaannya.

“Kalau memang tidak diindahkan, kita ambil langkah tegas, dijaring atau ditangkap sesuai Perda lalu di bawa ke kantor. Nanti pemiliknya sendiri yang datang untuk kita beri teguran dan pernyataan tertulis agar tidak ada lagi ternak yang berkeliaran,” tegasnya.

Sebelumnya, ternak sapi bebas berkeliaran dalam kota Sinjai. Kondisi ini banyak dikeluhkan warga Sinjai Utara. Selain merusak tanaman warga, ternak sapi yang berkeliaran juga mengganggu aktivitas warga di Jalan Raya. (Tim)

Komentar Facebook