oleh

Tekad Bupati ASA Kembalikan Kejayaan Sapi Perah di Sinjai Perlahan Terwujud, Investor Sudah Teken MoU

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktur Utama PT Bersaudara Agro Mandiri, Muhammad Kemal.

Penandatanganan MoU itu berlangsung di Ruang kerja Bupati Sinjai, Kamis (18/8). Kedua belah pihak bersepakat melakukan kerja sama untuk pengembangan industri sapi perah di Kabupaten Sinjai.

Muhammad Kemal menjelaskan, penandatanganan MoU tersebut terkait kerja sama pengembangan peternakan sapi perah dan industri susu terintegrasi di Kabupaten Sinjai.

MoU ini merupakan tahap awal untuk pembangunan dan pengembangan sapi perah. Hal tersebut sebagai dasar untuk melakukan komunikasi dengan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian untuk membahas aspek-aspek teknis selanjutnya.

Baca juga: Pemkab Sinjai dan BNI Sepakat Percepat Digitalisasi Daerah Lewat Program Smart City

Terutama rencana tindak lanjut untuk melakukan studi kelayakan. Termasuk membahas terkait sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam industri ini.

“Setelah dari Sinjai kami akan ketemu Pak Dirjen PKH untuk membahas tahap selanjutnya,” ucapnya.

Selain menyiapkan sarana prasarana, produksi sapi perah nantinya akan dipasarkan ke mitra strategis untuk diolah menjadi susu, keju, dan olahan lainnya. Oleh karena itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sinjai atas kesediaannya melakukan kerja sama.

Dia pun berharap, pengembangan sapi perah ini mampu meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat. Terlebih lagi, Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan dilibatkan merupakan tenaga dari masyarakat di Desa Barania, Kecamatan Sinjai Bara.

“Rencananya 200 ekor sapi perah akan kita masukkan nanti tapi jumlah itu kemungkinan besar bertambah, kita lihat nanti hasil studi kelayakan,” tambahnya.

Baca juga: Pemkab Sinjai Jalin Kerja Sama dengan DJKN

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa mengatakan, budidaya sapi perah merupakan salah satu potensi unggulan di Kecamatan Sinjai Barat, khususnya di Desa Barania. Sebab, peternak setempat sebelumnya telah menggeluti industri ini. Sehingga, Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelola industri ini sudah mempuni..

Apalagi pengembangan sapi perah ini telah menjadi tekad Bupati ASA, dalam menghidupkan kembali industri susu yang telah berjaya dan dirintis oleh Bupati dua periode Alm. Andi Rudiyanto Asapa.

“Mereka sudah punya pengalaman industri sapi perah, sehingga kita harapkan industri ini bisa memberi dampak kepada warga kita yang ada di sana,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia mengucapkan terima kasih kepada investor karena telah bersedia melakukan investasi di Kabupaten Sinjai. Sebab, potensi unggulan ini membutuhkan bantuan sarana prasarana dari pihak ketiga agar bisa dikelola dengan baik. (Tim)

Komentar Facebook