oleh

Timsus Polres Sinjai Sita Satu Mobil Petasan

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Tim gabungan Sat Intelkam dan Sat Reskrim (Timsus) yang dibentuk Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan berhasil mengamankan sebuah mobil pick up merek Daihatsu Grand Max, Jumat (23/4/2021)

Mobil pick up warna Silver tersebut diamankan polisi, lantaran mengangkut lima dos kembang api dan petasan mercon berbagai jenis dan merek tanpa dilengkapi surat keterangan edar dan penjualan.

Pemilik kembang api atau petasan ini diketahui berinisial AM Alias AG, (32), warga BTN Bayu Perdana Kelurahan Polewali, Kecamatan Gattarang, Kabupaten Bulukumba.

Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, mengatakan mobil yang mengangkut kembang api atau petasan ini diamankan personelnya yang dipimpin Kaur Bin Ops Sat Intelkam IPDA Alfian Mahajir. Barang bukti beserta pemiliknya telah diamankan di Mapolres Sinjai untuk mengikuti proses hukum.

BACA JUGA: Hati-hati! Marak Penipuan Catut Nama Kadis di Sinjai Melalui WhatsApp

Adapun jenis kembang api dan petasan yang diamankan berupa Happy flower 6 Dos, Pop-pop bawang 5 Dos, Petasan tarik 9 Dos, Scorpion kaget 3 Dos 4 biji, Sms-1 10 Dos, Roda gila/gasing 5 Dos 10 biji, Roket – roket 4 Dos, Super galaxy 2 Dos, Shot 10= 6 Dos, Shot -20 = 3 Dos, Shot -30 = 4 Dos.

Kemudian petasan jenis Tulis-tulis rainbow 2 Dos 50 biji, Golden bhrs 2 Dos, Doke ball 5 Dos, Mini pecker 1 bungkus, Sky cruiser 1 bungkus, Gasing stik 1 bungkus, Dinosaurus 4 bungkus, Kembang api kol 8 bungkus 9 biji, Petasan jadul 8 bungkus, Kembang api bor 3 bungkus, Roman 5 = 5 pak, Roman 8 = 4 pak, Roman 10 = 11 batang dan Roman 12 = 6 batang, yang ditaksir senilai Rp4 juta.

Menurut Kapolres Iwan, razia kembang api atau petasan ini sebagai upaya Polres Sinjai mengantisipasi gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman dan kenyamanan dalam beribadah selama bulan suci Ramadan.

BACA JUGA: Pemkab Sinjai Siapkan Rp22 Miliar, THR ASN Segera Cair

Penyitaan petasan dan kembang api berbagai merek ini juga sebagai tanda bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan kenyamanan bagi warga masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa.

“Kita tidak main-main untuk petasan dan kembang api (mercon) ini. Jangan sampai ini mengganggu kenyamanan warga kita dalam beribadah di bulan suci Ramadan”,

“Kepada para remaja untuk tidak main petasan karena petasan dan kembang api juga dapat memicu terjadinya kebakaran”, Imbuhnya. (Tim)

 

Komentar Facebook

BERITA TERBARU