oleh

TP PKK Sinjai Evaluasi Program Kerja 2020

KABARSINJAI.COM, Sinjai – Dalam rangka mengevaluasi program kerja yang dilaksanakan tahun 2020, Pemberdayaan Kesejahteraan dan Keluarga (PKK) Kabupaten Sinjai lakukan Rapat Koordinasi di Aula Gedung PKK Sinjai, Selasa (13/10/2020).

Hadir dalam rapat ini Ketua TP. PKK Sinjai Hj. A. Nurhilda Daramata Seto, Wakil Ketua PKK Sinjai Hj. Kamriah Akbar, para pengurus PKK Kabupaten Sinjai, serta Ketua TP. PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas PMD Sinjai Yuhadi Samad mengapresiasi adanya kegiatan ini dalam rangka mengkoordinasikan program PKK yang telah dilaksanakan.

“Salah satu program PKK yang dilaksanakan dalam pandemi ini adalah Program Gebrak Masker. Hal uni sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulsel,” ungkap Kadis PMD Sinjai saat membuka rapat ini.

Lanjut Yuhadi, dirinya juga mengharapkan agar pengurus dan kader PKK menjadi teladan bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Sinjai Hj. A. Nurhilda Daramata Seto dalam rapat ini memaparkan terkait evaluasi program yang dilaksanakan selama tahun 2020 ini dan rencana program PKK di tahun 2021.

Andi Nurhilda mengakui beberapa program PKK yang direncanakan diawal tahun tidak terlaksana tahun ini karena adanya pandemi Covid-19 sehingga ia berharap program yang tertunda ini menjadi priotitas untuk dilaksanakan di tahun 2021 mendatang.

“Insya Allah kegiatan yang tidak bisa terlaksana tahun ini, kita rencanakan bisa dillaksanakan di tahun depan, olehnya itu saya mengajak kepada pengurus PKK agar tetap semangat dan berkarya di masa pandemi ini,” pungkasnya.

Istri Bupati Sinjai ini juga berharap kepada Kepada TP. PKK Kecamatan, Kelurahan dan Desa agar membuat rencana program yang diusulkan dan dimusyawarahkan secara bersama-sama serta aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh PKK Kabupaten Sinjai.

Diketahui, kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan membagi dua tahap peserta. Ini dilakukan agar protokol kesehatan tetap dijalankan. (Baso)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU