oleh

Wacana Porprov Tahun 2022 Ditunda, Benarkah?

KABARSINJAI.COM, Makassar, – Bertempat di Lantai 7 Gedung Tower Kantor DPRD Sulsel, Komisi I DPRD Sinjai menggelar Rapat Kerja dengan DPRD Provinsi Sulsel. Senin, (18/10/2021)

Rapat ini membahas sekaitan dengan agenda pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sinjai dan Bulukumba.

“Kedatangan DPRD Sinjai bersama tim pendamping yakni dari Dispora Sinjai dan KONI Sinjai ingin mengetahui kejelasan pelaksanaan Porprov 2022,” kata Ketua DPRD Sinjai, Jamaluddin.

Secara mengejutkan bahwa dalam rapat kerja ini terungkap perihal pelaksanaan Porprov tidak masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulsel tahun 2022.

BACA JUGA: Akan Gandeng PT Garuda Food, Bupati ASA Upayakan Hasil Panen Petani Kacang Tanah Terserap

“Maka hampir pasti tidak akan dianggarkan dalam APBD pokok 2022,” kata Kabid Anggaran BKAD Sulsel, Sakura.

Karenanya itu, ia menawarkan opsi penundaan pelaksanaan Porprov ke awal tahun 2023.

Hal ini menuai kekecewaan Anggota DPRD Sinjai, Zainal Iskandar yang menyayangkan ketidakseriusan Pemprov Sulsel pada pelaksanaan Porprov tahun depan.

“Dalam RKPD saja tidak dimasukkan, maka sudah dapat dipastikan pun dalam APBD Pokok nantinya juga tidak akan dianggarkan,” ucap Zainal.

BACA JUGA: Sambil Gendong Anak, Ibu Muda di Sinjai Antusias Ikuti Vaksinasi

“Mestinya ini menjadi perhatianlah buat kita smua guna sukses pelaksanaan Porprov 2022 nantinya,” sambungnya.

Di sisi lain, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sinjai, Saifullah Ahmad yang turut hadir dalam raker tersebut menyampaikan bahwa keputusan untuk penundaan adalah ranah dari Gubernur Sulsel.

“Bahwa perihal pelaksanaan Porprov 2022 itu di SK-kan oleh Gubernur Sulsel, olehnya ketika ada wacana penundaan maka juga menjadi ranah Gubernur Sulsel, sekaitan dengan tidak adanya anggaran yang tersedia juga menjadi wilayah kebijakan bapak Gubernur, dalam hal ini Plt Gubernur,” bebernya.

Dalam audience beberapa waktu lalu di Rujab Wagub Sulsel, lanjut Saifullah, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) sebenarnya secara tersirat meminta penundaan pelaksanaan.

BACA JUGA: Pelajar Dominasi Vaksinasi Pemkab Kerjasama Polres dan IMM Sinjai

“Dengan pertimbangan, fasilitas penunjang pelaksanaan belum memadai. Namun oleh bapak Plt Gubernur beliau meminta agar tetap dilaksanakan sesuai jadwal, kami diminta untuk tetap melanjutkan persiapannya,” tambahnya.

Ia beranggapan, untuk menunda pelaksanaan Porprov dengan pertimbangan anggaran maka manjadi domain Plt Gubernur Sulsel untuk memutuskan.

“Kami di Sinjai dan saya pikir Bulukumba juga selalu siap melaksanakan perintah,” jelas Saifullah Ahmad.

Sebagai kesimpulan rapat kerja, Pimpinan Komisi E DPRD Sulsel meminta Dispora Sulsel dan BKAD Sulsel untuk segera menemui Plt Gubernur Sulsel untuk menyampaikan perihal hasil rapat kerja dan segera mengambil sikap sekaitan wacana penundaan pelaksanaan Porprov Sulsel. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU