Wow, ‘Laki Keren dari Desa’ Disdukcapil Sinjai Sedot Perhatian Pengunjung Pekan Inovasi Daerah SulSel

KABARSINJAI.COM, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbanda) menggelar Pekan Inovasi Daerah (PID) dari tanggal 1 – 3 Agustus 2019.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di Gedung Olah Raga (GOR) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Selain Sinjai, kegiatan ini diikuti 13 kabupaten/kota lainnya di Sulsel, 7 lembaga perguruan tinggi dan 10 UMKM mitra binaan Balitbangda Provinsi.

Dalam kegiatan Inovasi Daerah ini, nampak berbagai produk strategis yang dipamerkan dari setiap daerah, Seperti hasil kreatifitas dan inovatif masing-masing.

Sinjai sendiri menampilkan sejumlah inovasi unggulannya, seperi LA SAPI.

“Inovasi yang satu ini menyulap alat kejahatan (cyber crime) menjadi instrumen kemakmuran peternak”, Ungkap Kepala Balitbangda Sinjai, Asdar Amal Darmawan.

Lihat juga:  BI Serahkan Bantuan PSBI Kepada 4 Kelompok Nelayan di Sinjai, Ada Perahu dan Lainnya

Kemudian untuk inovasi layanan publik yakni ‘Laki Keren Dari Desa’ atau Layanan Akta Kelahiran Penduduk dari desa ke desa dan ‘Pelangi Warga’ atau pelayanan keliling sambangi warga.

“Jadi keunggulan inovasi ini menyambangi warga dengan sasaran penduduk lansia, penyandang disabilitas cacat fisik/mental, penduduk rentan dan layanan kesehatan”, Jelasnya.

Begitupun ketika adanya laporan masyarakat, dengan sigap dan siap, petugas Disdukcapil langsung turun menyambangi warga yang membutuhkan dokumen kependudukan, kapan dan dimanapun itu tampa mengenal waktu, walau hingga diplosok desa.

“Yang pasti bahwa program inovasi ini dilaksanakan untuk mewujudkan Disdukcapil Sinjai “Go Digital”, “, Sambung Asdar didampingi Kepala Seksi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan Disdukcapil Sinjai, Fahri Oe.

Selain itu, sinjai juga menampilkan aplikasi sistem informasi manajemen pelayanan administrasi perizinan online atau biasa di sebut ‘Simpelmi’.

“Tak hanya inovasi, produk seperti kopi jantan, kopi borong, Golsin atau golla Sinjai, gula semut, ikan bandeng presto dan beras merah juga kita tampilkan”, Ujarnya.

Lihat juga: Jembatan Gantung Penghubung Bulupoddo-Bontocani Akhirnya Rampung, Panjangnya Mencapai 75 Meter

Asdar menambahkan dalam kegiatan ini, Sinjai juga ikut berpartisipasi dalam lomba karya ilmiah dan inovasi antar mahasiswa.

“Jadi lomba ini diikuti 3 orang mahasiswa dari STIP Muhammadiyah Sinjai dan berhasil masuk 10 besar, Insya Allah, kita optimis raih juara”, Sebut Asdar yang juga Ketua Passapedana Sinjai.

Salah satu tujuan dilaksanakannya PID ini adalah sebagai wadah memasyarakatkan dan mempromosikan produk inovasi unggulan daerah. (**)

Editor / Bahar